Teori - teori dasar dalam command prompt

Salam sejahtera guys buat kalian semua . Setelah sekian lama mimin libur gak pernah posting di blog akhirnya mimin balik lagi ke blog untuk posting tentang tutorial dasar dalam command prompt (cmd). Pasti kalian bertanya-tanya kenapa mimin posting tentang tutorial command prompt (cmd) min kenapa gak tentang militer dan konspirasi lagi???. Ok guys jadi begini ceritanya sebenernya mimin mau lanjut tetap posting tentang militer dan teori konspirasi  tetapi menurut mimin itu kurang mendidik untuk para pembaca blog mimin maka dari itu mimin akan pindah jalur untuk memposting sebuah bacaan yang lebih mendidik dari post mimin sebelum-sebelumnya.  Ok tanpa basa-basi lagi kita mulai tutorialnya di bawah ini.



·         TUTORIAL PERTAMA
                Cara membuat folder melalui command prompt (cmd)ikuti caranya di bawah ini.
1.       Buka command prompt atau cmd melalui start lalu ketikan command prompt (cmd)


2.       Setelah di buka maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
3.       Jika sudah muncul command promptnya lalu ketikan “mkdir (spasi) nama folder” jika sudah kita ketik syntaxnya lalu tekan ENTER. Karna di cmd kita tidak bisa membuat nama folder menggunakan spasi maka dari itu mimin satukan namanya tampa menggunakan spasi seperti gambar dibawah ini.


4       Untuk mengecek apakah folder tadi sudah dibuat atau belum kita ketikan perintah “dir” lalu tekan ENTER seperti gambar di bawah ini.
.


Perhatikan lingkaran merah itu adalah folder yang tadi saya buat di langkah no.3


·         TUTORIAL KEDUA
Cara melihat susunan folder melalui command prompt dan cara untuk masuk ke dalam foder tersebut melalui cmd.

1.       Cara masuk kedalam folder yang tadi kita buat adalah dengam mengetikan “cd (spasi) nama folder” lalu tekan ENTER jika sudah masuk akan muncul seperti tampilan di bawah ini.
Perhatikan lingkaran merah itu tanda kalau kita sudah masuk kedalam folder yang kita buat tadi.

2.       Cara melihat susunan folder melalui cmd dengan mengetikan “tree” tanpa tanda kutip lalu tekan ENTER seperti gambar dibawah ini.


·         TUTORIAL KETIGA
 Cara Menghapus Direktori ,Mengcopy / Menyalin File,  Memindahkan File ,Mengubah Nama File , Menghapus File

1.       Cara menghapus direktori atau folder dengan mengetikan “rd (spasi) nama folder” lalu tekan ENTER lalu akan ada pilihan Y/N lalu ketikan huruf Y lalu tekan ENTER. Contohnya seperti gambar dibawah ini.

Contoh folder  test yang belum saya hapus.

Contoh folder test yang sudah di hapus ketika diketikan dir pada cmd maka folder sudah tidak ada lihat perbedaanya folder sudah tidak ada.

2.       Cara mengcopy folder dengan cara mengetikan “xcopy (spasi) nama folder  atau alamat tempat folder itu disimpan seperti gambar di bawah ini.

Pada gambar dibawah ini saya akan mengcopy isi folder contoh yang berada di disk E:

Ini adalah screenshot bahwa isi folder contoh sudah di copy kedalam foldercopy.


·         TUTORIAL KE-EMPAT
Cara Memindahkan File ,Mengubah Nama File , Menghapus File.

1.      Cara memindahkan file pada cmd dengan cara ketikan “move (spasi) nama file
Contoh saya akan memindahkan file.txt yang ada di folder copy ke disk D: seperti gambar di bawah ini.

2.      Cara mengubah nama file di cmd dengan cara mengetikan perintah “rename nama_asal nama_tujuan” contoh seperti gambar berikut ini saya mengganti nama file test.txt menjadi contoh1.txt.


3.      Cara menghapus file dengan cara mengetikan perintah “del (spasi) nama file contoh saya akan menghapus file contoh1.txt seperti gambar di bawah ini.

Contoh screenshot file yang akan di hapus

Contoh screenshot file yang sudah di hapus file contoh sudah tidak ada di disk d:



·         TUTORIAL KELIMA
contoh perintah-perintah terkait fungsi dasar System Configuration

1.      Cara membuat user melalui cmd dengan cara mengetikan “net (spasi) nama (spasi) password /add seperti di bawah ini.

Ini adalah screenshot dari user yang kita buat melalui cmd.

2.      Cara menghapus user melalui cmd dengan cara mengetikan “net (spasi) nama (spasi) /delete” seperti contoh di bawah ini.


Ini adalah screenshoot bahwa user contoh sudah di hapus tadi sudah tidak ada pada list user pada pc.

3.      Cara melarang user mengganti passwordnya dengan cara mengetikan perintah “net user (spasi) nama user /passwordchg:no” seperti gambar di bawah ini.

4.      Cara mematikan user dengan cara mengetikan “net user (spasi) nama user /active:no” seperti gambar di bawah ini.

5.      Cara merubah user biasa menjadi admin dengan cara memasukan perintah “net localgroup administrators (spasi) nama user /add contoh seperti di bawah ini.


Ini adalah contoh screenshot user yang sudah dirubah menjadi administrator.


 ·         TUTORIAL KE – ENAM
contoh perintah-perintah 5 Perintah Dasar Command Prompt Di Jaringan

1.      Ping
Perintah “ping” mengirim ICMP echo request packets ke tujuan. Contohnya, anda bisa ping google.com atau ping 172.195.33.174 untuk ping domain atau IP address. Paket tersebut akan “bertanya” ke tujuan agar membalas. Jika tujuan dikonfigurasi untuk bisa membalas, tujuan akan merespon packet tersebut. Anda akan dapat melihat berapa lama waktu round-trip/perjalanan antara komputer Anda dan tujuan (dibaca: Latency)

2.      Tracert
Salah satu perintah dasar command prompt pada jaringan adalah traceroute persis dengan perintah ping, tapi perintah ini dapat memberikan informasi jalur paket tujuan melewati mana saja. traceroute mengirimkan paket ke tujuan, dan sepanjang jalan meminta setiap router Internet  untuk membalas ketika dilewati. Ini akan menunjukan jalur koneksi antara komputer Anda dan tujuan.
  
3.      Ipconfig/ifconfig
Perintah ipconfig bisa digunakan di Windows, sementara perintah ifconfig bisa digunakan di Linux, Mac OS x dan Unix. Perintah ini memungkinkan Anda untuk mengkonfigurasi interface jaringan dan melihat informasi interface/LAN Card di komputer Anda. Sebagai contoh, anda bisa gunakan perintah ipconfig /all di Windows untuk melihat konfigurasi interface jaringan di komputer Anda, IP Address Anda, DNS server dan informasi lainnya. Atau, Anda bisa gunakan perintah ipconfig /flushdns untuk Reset, Clear, Refresh, Flush DNS Cache di Windows.

4.      Nslookup
Perintah dasar cmd lainya yaitu nslookup. Perintah nslookup akan mencari nama ip yang terkait dengan domain.

5.     Netstat
netstat singkatan dari statistik jaringan. Perintah ini menampilkan koneksi jaringan yang masuk dan keluar serta informasi jaringan lain. Ini tersedia di Windows, Mac, dan Linux – setiap versi memiliki opsi baris perintah sendiri Anda dapat men-tweak untuk melihat berbagai jenis informasi.


  • KETUJUH

perintah-perintah shortcut Windows dengan command prompt. Cara membuka aplikasi dengan melalui cmd.

1.      Notepad
2.      Calculator
3.      Wordpad
4.      Snipping tool
5.      Control panel
6.      Paint
7.      Excel
8.      Chrome
9.      Ms.word


10.  Firefox


Comments

Popular Posts